Developed in conjunction with Joomla extensions.

Kampanye 1.000 Titik Sandiaga Dituding Hoax, BPN: Jangan Sok Tahu!

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah menyebut kampanye 1.000 titik yang telah dilakukan Sandiaga Uno hoax belaka. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga menilai Inas sok tahu.

"Saya harap saudara saya Inas jangan asbun (asal bunyi) dan sok tahu urusan orang," kata anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman saat dihubungi, Sabtu (12/1/2019).

Habiburokhman lantas menjelaskan perjalanan kampanye Sandiaga sejak ditetapkan sebagai cawapres. Politikus Gerindra itu mengatakan Sandiaga telah berkampanye sejak Agustus 2018. Sandiaga, lanjut dia, berkampanye hingga 10 titik per hari.

"Seingat saya, Sandi mulai keliling itu pertengahan Agustus. Berarti di akhir Desember sudah sekitar 130 hari," paparnya.

"Beliau itu aktivitas kunjungan bisa mulai subuh bersama, senam atau lari pagi sampai malam. Sehari bisa hampir 10 titik, jadi masuk akal kalau tembus 1.000 titik," imbuh Habiburokhman.

Inas sebelumnya mencurigai 1.000 titik yang dikatakan Sandiaga hanya klaim sepihak. Menurut Inas, 1.000 titik kampanye itu tak masuk akal.

Habiburokhman mengingatkan Inas agar tak iri dengan pencapaian pihak lain. Ia mengatakan Sandiaga berjuang keras menyerap aspirasi rakyat.

"Nggak perlu iri atas apa yang dilakukan Pak Sandi, karena itu murni perjuangan menyerap aspirasi rakyat. Pemimpin yang baik itu memang harus mendengar langsung jeritan hati nurani rakyat, supaya paham betul apa kebijakan yang harus dilakukan," kata dia.

Simak juga video 'Polisi Masih Buru Aktor Intelektual Hoax Surat Suara Tercoblos':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/hri)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.