Developed in conjunction with Joomla extensions.

Serang Nelayan Pangandaran hingga Tewas, Ini Penampakan Ikan Caroang

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Pangandaran - Kasus serangan ikan Caroang alias Cendro yang menewaskan Andri (40), nelayan di Kabupaten Pangandaran, mengundang penasaran banyak orang tentang penampakan ikan ini. Selain di kalangan komunitas pemancing dan nelayan, memang si ikan pelari cepat ini tak banyak dikenal warga umum.

Memiliki nama latin Tylosurus crocodilus, Caroang dikenal di luar negeri dengan sebutan Houndfish (ikan anjing) atau Crocodile Needlefish (ikan buaya jarum). Julukan-julukan seram yang diberikan padanya memang menggambarkan penampilan si ikan.

Ikan ini memiliki badan bulat dan memanjang seperi batang pohon, serta memiliki mulut yang lancip dan gigi tajam. Dengan karakternya sebagai ikan pelari cepat dan bisa melompat ke permukaan, tak heran ikan ini bisa melukai.

Ikan tipe pelagis atau hidup di permukaan ini tergolong ikan penyendiri atau hanya berkumpul di grup-grup kecil, terutama di sekitar perairan pantai dan terumbu karang. Memiliki karakter fototaksis positif, ikan ini tertarik terhadap sumber cahaya.

Berat maksimum ikan ini bisa mencapai panjang 1,5 meter dan berat hingga 4,5 Kg. Di kalangan pemancing profesional, ikan ini ditakuti karena agresivitasnya yang berpotensi melukai.

Ikan ini hidup di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Di daerah Pangandaran dan Cilacap, ikan ini banyak diburu para pemancing tradisional di tepian pantai.

Somantri Sanjaya (31), salah seorang penghobi mancing menceritakan, ikan Caroang sangat populer di kalangan para pemancing tradisional di Pangandaran. Banyak warga, kata dia, biasa memancing Caroang di sekitar hutan Cagar Alam Pananjung, karena tempat tersebut adalah salah satu habitatnya.

"Memang memancing ikan ini butuh teknik khusus. Agar tidak agresif saat diangkat, biasanya dibiarkan lelah dulu 5 sampai 7 menit," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andri Susanto (40), seorang nelayan tewas akibat serangan ikan Caroang saat sedang menyelam mencari lobster di kawasan Perairan Batu Bodas, Cagar Alam Pangandaran, Jumat (11/1/2012). Andri yang menyelam membawa senter, diduga memicu agresivitas ikan Caroang yang ada di sekitarnya.

(ern/ern)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.