Developed in conjunction with Joomla extensions.

Soal Pantomim Fadli Zon, Ngabalin Singgung Kepribadian Ganda

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menolak ajakan Fadli Zon untuk ikut jadi figuran pantomim. Ia malah kembali menyindir Waketum Gerindra itu.

"Seperti nggak punya cara lain dan/atau seperti nggak punya kerjaan," kata Ngabalin saat dimintai konfirmasi apakah mau menjadi figuran pantomim Fadli, Sabtu (22/12/2018).

Ia mempersilakan Fadli meneruskan berpantomim tanpa dirinya. Ngabalin juga menyindir Wakil Ketua DPR tersebut.

"Suruh Fadli lanjutkan saja, biar publik tahu siapa sesungguhnya Fadli Zon, jangan marah kalau ada yang menilai seperti sosok manusia berkepribadian ganda. Salam ya sama Fadli," tutur Ngabalin.

Politikus Golkar itu berbicara soal sosok Fadli yang merupakan wakil rakyat. Ngabalin menilai performance seni Fadli tidak pada tempatnya mengingat apa yang dikritiknya merupakan sebuah bentuk penegakan hukum.

"Sebagai mantan anggota DPR RI, saya tidak pernah menemukan ada pimpinan parlemen yang aneh-aneh hanya untuk sebuah penghinaan pada penerapan hukum dan keadilan di Tanah Air," sebutnya.

Fadli Zon bersama rekan-rekan politiknya membuat klip video 'Tangan Besi'. Dalam pembuatan klip itu, Fadli Zon berdandan ala pantomim. Proses pembuatan klip video 'Tangan Besi' tersebut diunggah Fadli ke akun Twitter resminya, @fadlizon. Fadli mengunggah foto-foto dia bersama Ahmad Dhani, Fauzi Baadilla, Sang Alang, Derry Sulaiman, hingga Neno Warisman. Hanya Ustaz Derry yang tidak berdandan ala pantomim.

Dalam make up itu, ada titik-titik hitam semacam air mata. Fadli menjelaskan makna air mata hitam di dandanan ala pantomim tersebut.

Soal Pantomim Fadli Zon, Ngabalin Singgung Kepribadian GandaFadli Zon cs berdandan ala pantomim saat syuting klip 'Tangan Besi'. (dokumentasi Twitter Fadli Zon)

"Kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul yang dijamin konstitusi dan UU ditindas oleh penguasa. Jadi kami tak mewakili diri kami, tapi masyarakat yang terintimidasi, orang-orang yang dipersekusi, dikriminalisasi. Makanya dalam make up putih tersebut ada air mata hitam," tutur Fadli.

Ia menjelaskan perihal makna make up pantomim yang dipakai dalam klip 'Tangan Besi'. Menurut Fadli, video tersebut mewakili masyarakat yang menurutnya terintimidasi.

Ngabalin lalu meledek make up Fadli Zon cs yang dibedak putih serta bergincu. Menurut Ngabalin, Fadli, yang merupakan Wakil Ketua DPR, tidak pantas berdandan seperti itu.

Terkait lirik lagu yang seakan memojokkan pemerintah dengan kata-kata 'penguasa durjana menindas segala cara', Ngabalin menuturkan Fadli buta mata dan hati.

"Dia mengkritik pemerintah 'tangan besi', siapa yang menembaki orang dengan senjata? Apa dia matanya buta? Apa Fadli Zon hatinya buta? Yang menculik orang bertahun-tahun lalu, membunuh orang dengan senjata, yang seperti itu menurut dia bukan tangan besi?" ujar Ngabalin.

Fadli lalu membalas ledekan Ngabalin. Ia bahkan mengajak Ngabalin turut serta menjadi figuran. "Ada make up pantomim adalah kesedihan. Kalau ngerti seni, saya orang seni, kalau bisa hargai kesenian, lihat aja. Ngabalin komentar setelah video jadi, kapan-kapan bisa jadikan background, figuran," sebutnya.

Tonton video 'Usai 'Sontoloyo', Kini Fadli Zon cs Dendangkan Lagu 'Tangan Besi':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fdn)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.