Developed in conjunction with Joomla extensions.

Sopir GrabCar Ditemukan Tinggal Tulang, Istri: Tangkap Pelakunya

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Palembang - Polisi telah memastikan sopir GrabCar asal Palembang, Sumatera Selatan, Sofian tewas dibunuh. Pada kasus itu, istri korban minta polisi segera menangkap pelaku.

"Semoga pelaku segera ditangkap. Kami sudah kehilangan keluarga dan sekarang empat anak saya kehilangan bapaknya," kata istri korban, Fitri di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (14/11/2018).

Melihat pakaian korban yang ditemukan di lokasi, Fitri mengakui pakaian itu adalah milik suaminya. Namun dia tetap meminta untuk dilakukan tes DNS agar keluarga yakin 100 persen.

"Itu memang pakaian suami saya, tapi ya saya mau tetap tes DNA. Rencana suami saya nanti dimakamkan di Kebun Bunga. Kalau ditanya sudah yakin saya ya masih tak yakin, mudah-mudahan bukan suami saya," imbuh Fitri dengan mata berkaca-kaca.

"Saya minta semua ditangkap, ini sangat sadis dan pembunuh bapak harus diberi hukuman yang berat. Adik saya ada tiga lagi, masih kecil semua," imbuh Rafi anak sulung korban.

Secara terpisah, Direktur Dit Reskrimum Polda Sumatera Selatan Kombes Yustan Alpiani mengatakan seorang pelaku, RD yang telah ditangkap lebih dulu berperan mengawasi situasi saat eksekusi korban.

"Kalau keterangannya mereka memasan, sampai ditujuan baru dibunuh, tersangka RD turun mengawasi situasi. Sedangkan tiga pelaku lain mengeksekusi di dalam," kata Yustam.

"Korban dicekik dan langsung dibuang di Desa Lakitan, Muara Lakitan Musi Rawas Utara. RD perannya mengawasi dari luar, setelah korban meninggal baru di buang," sambungnya.

Tidak hanya itu, RD mengaku aksi sudah direncanakan dan sengaja memesannya melalui akun GrabCar warga sekitar. Dia beralasan akan pulang ke Banyuasin.

"Keterangan pakai alat untuk mencekik, tapi itu tetap masih dikembangkan. Kita berusaha secepatnya semua pelaku ini terungkap. Termasuk kendaraan korban sedang dicari," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, salah satu sopir GrabCar, Sofiyan, dikabarkan hilang saat menarik penumpang pada Senin (29/10). Keluarga yang kehilangan langsung melapor ke SPKT Polda Sumsel.

Mendapat laporan keluarga korban, tim Subdit III Jatanras langsung mengejar dan menangkap salah satu pelaku, RD (42). Namun, kepada penyidik, RD mengaku tidak ingat di mana mayat korban dibuang setelah tewas dicekik.

Tak banyak berpikir, polisi langsung mencari mayat korban dan menelusuri rute saat para pelaku membawa kabur mobil. Di jalan Tanah Muara Langkitan inilah tim menemukan tulang belulang korban.
(ras/asp)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.