Developed in conjunction with Joomla extensions.

Cerita Mistori yang Terjebak Macet, Tangerang-Cirebon 17 Jam

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Cirebon - Volume kendaraan pada H-2 menjelang lebaran mengalami peningkatan, baik di jalur tol maupun pantura. Tak sedikit pemudik yang terjebak kemacetan berjam-jam karena padatnya arus lalulintas, salah satunya Mistori (47).

Pemudik tujuan Purwokerto itu mengaku berangkat dari Tangerang sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (12/6/2018). Sekitar pukul 16.30 WIB, Mistori bersama keluarga sampai di rest area KM 207 A Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sekitar 17 jam lebih Mistori menempuh perjalanan dari Tangerang menuju Cirebon.

Mistori mengaku terjebak kamacetan di wilayah Bekasi dan Cikampek. "Tadi ada kamacetan di Tol Bekasi dan Cikampek. Lebih dari tujuh jam saya terjebak di sana," kata Mistori saat ditemui detikcom di rest area KM 207 Tol Palikanci, Rabu (13/6/2018). Ia tengah dipijit untuk menghilangkan pegal karena mengemudi berjam-jam.

Ia mengatakan waktu tempuh dari Tangerang menuju Cirebon biasanya ditempuh dalam waktu lima jam, apabila bukan musim mudik.

Mistori mengaku sudah terbiasa terjebak macet saat mudik. Pada 2015 lalu, ia malah sempat terjebak macet berhari-hari.

"Jauh lebih lama. Ya waktu zamannya keluar di Brebes Timur (Brexit) itu juga sempat terjebak, tiga hari saya di Bekasi. Sekarang hanya 17 jam, semoga ke depan ada kemajuan lagi," katanya.
(ern/ern)

Sumber: detik.com
loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.