Developed in conjunction with Joomla extensions.

Fadli Zon Minta KSP Dibubarkan

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dibubarkan. Alasannya, karena KSP tak diatur dalam undang-undang.

"Coba kita hitung di dalam Undang-Undang Kementerian Negara itu kalau tidak salah UU Kementerian ya namanya itu cuman 34 portofolio. KSP itu nggak ada. KSP itu harusnya dibubarkan, itu nggak ada di dalam nomeklatur," kata Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

"Dan di situ lebih banyak yang saya dengar urusannya urusan kepentingan menampung orang-orang yang menjadi relawan dan sebagainya. Jadi itu bisa kategorinya abuse of power juga ya menggunakan anggaran negara tapi bisa dipakai untuk kepentingan pribadi presiden, bukan lembaga kepresidenan," sambungnya.


Ia juga mengkritik soal penambahan staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, jumlah lembaga kepresiden sudah terlalu banyak.

"Saya kira ya lembaga-lembaga kepresidenan sudah terlalu banyak ya. Ada Setneg, ada Seskab, ada Kepala Staf Kepresidenan. Itu sebenarnya nomenklaturnya berlebih," ucapnya.

Fadli menyebut kerja KSP mengurusi kepentingan di tahun politik. "Apalagi lagi ditambah ini, inikan saya kira urusannya untuk tahun-tahun politik. Nanti kerja buat negara atau kerja untuk calon presiden. Bubarin saja itu KSP," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menambah 4 staf khusus di lingkaran Istana. Keempat nama ini berasal dari kalangan profesi.

"Betul ada 4 penambahan stafsus sesuai keperluan melihat begitu banyaknya persoalan. Harapannya staf khusus bisa membantu presiden karena yang dipilih secara operasional membantu di lapangan," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Keempat nama tersebut antara lain:

1. Abdul Ghofarruzin, Staf Khusus Presiden di acara keagamaan. Abdul akan mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke pondok pesantren.

2. Siti Dhzu Hayatin, Staf Khusus Presiden bidang keagamaan internasional.

3. Adita Irawati, Staf Khusus Presiden bidang komunikasi ke kementerian dan lembaga.

4. Ahmad Erani, Staf Khusus Presiden bidang ekonomi, khususnya membantu mengenai dana desa.


Tonton juga video mengenai pernyataan Fadli Zon tentang cawapres Jokowi:

[Gambas:Video 20detik]


(yas/haf)

Sumber: detik.com
loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.