Developed in conjunction with Joomla extensions.

Gabungnya Partai Idaman Dinilai Tak Kerek Elektabilitas PAN

Nasional
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
Jakarta - Bergabungnya Partai Idaman besutan Rhoma Irama ke PAN dinilai tak berdampak terhadap elektabilitas PAN di Pemilu 2019. PAN diminta tidak berekspektasi secara berlebihan.

"Menurut saya PAN jangan over ekspektasi juga dengan bergabungnya Rhoma Irama. Jangan sampai PAN kemarin mendapat 8%, lalu Rhoma bergabung dapat 12% atau jadi 20%," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat dihubungi detikcom, Jumat (11/5/2018).

Qodari menilai, figur Rhoma tidak mampu mendongkrak Partai Idaman lolos ke Pemilu. Elektabilitas Rhoma sebagai calon presiden juga dinilai masih kecil.

"Poinnya, dengan ketidakmampuan Rhoma meloloskan Idaman dan survei capres Rhoma yang kecil, maka PAN jangan overestimate suaranya akan naik dengan gabungnya Rhoma," tutur Qodari.

Bergabungnya PAN dengan Partai Idaman disebut karena adanya persamaan platform perjuangan politik antara partai Idaman dan PAN. Di samping itu, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Rhoma punya pandangan sama terkait cara memajukan umat dan bangsa.

Nantinya, Rhoma akan mendapatkan posisi elite. Nantinya, kader dan pengurus Partai Idaman akan segera menjadi bagian dari PAN. Mereka dipersilakan maju sebagai caleg PAN.

"Soal posisi, Bang Haji tidak jadi masalah. Apakah di Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, atau Wakil Ketua Umum, nanti akan kami sampaikan ke Bang Haji," kata Waketum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Jumat (11/5).
(dkp/gbr)

Sumber: detik.com
Loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.

loading...

Developed in conjunction with Joomla extensions.